PECINTA IPA

Tuesday, February 17, 2026

YANG MEMBUAT KITA TENANG ADALAH PENGERTIAN

YANG MEMBUAT KITA TENANG ADALAH PENGERTIAN

Oleh: Ketut Supeksa, S.Pd.Gr


Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang mencari ketenangan di luar dirinya—melalui pencapaian, pengakuan, bahkan penguasaan atas keadaan. Namun sesungguhnya, yang paling membuat kita tenang bukanlah ketika semua berjalan sesuai keinginan, melainkan ketika kita memiliki pengertian.


Pengertian adalah kemampuan untuk sadar akan keadaan diri sendiri sekaligus mengerti keadaan orang lain. Ia lahir dari kesadaran, bukan dari ego. Ketika seseorang mampu mengenali emosinya, memahami batasannya, serta menerima kekurangan dan kelebihannya, maka ia tidak mudah goyah oleh penilaian orang lain. Kesadaran diri menjadikan kita lebih bijak dalam bersikap, lebih lembut dalam berbicara, dan lebih tenang dalam mengambil keputusan.


Namun pengertian tidak berhenti pada diri sendiri. Ia meluas menjadi empati—kemampuan melihat dari sudut pandang orang lain. Setiap manusia adalah pribadi yang unik dan spesial, ciptaan Tuhan dengan latar belakang, pengalaman, dan perjuangan hidup yang berbeda-beda. Apa yang mudah bagi kita, belum tentu mudah bagi orang lain. Apa yang kita anggap biasa, bisa jadi adalah hal yang sangat berat bagi seseorang.


Ketika kita memahami hal ini, kita tidak lagi mudah menghakimi. Kita tidak tergesa-gesa memberi label, menyimpulkan, atau menyalahkan. Sebaliknya, kita belajar untuk mendengarkan lebih dalam, merasakan lebih tulus, dan merespons dengan kebijaksanaan. Menghakimi sering kali hanya memuaskan ego, tetapi pengertian menumbuhkan kedamaian—baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama.


Pengertian juga berarti memberikan solusi tanpa memaksakan kehendak. Dalam membantu orang lain, niat baik saja tidak cukup. Kita perlu memahami kebutuhan yang sesungguhnya, bukan sekadar menawarkan apa yang menurut kita benar. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, cara belajar yang berbeda, dan cara bertumbuh yang berbeda pula. Memberikan solusi yang tepat berarti menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan orang tersebut, bukan memaksakan standar pribadi kita.


Memaksakan kehendak, meskipun atas nama kebaikan, sering kali justru melahirkan jarak dan perlawanan. Sebaliknya, ketika solusi diberikan dengan empati dan penghargaan terhadap keunikan seseorang, maka akan tumbuh rasa percaya dan kenyamanan. Di sanalah ketenangan hadir—karena hubungan dibangun atas dasar saling memahami, bukan saling mendominasi.


Pada akhirnya, pengertian adalah jembatan menuju kedamaian. Ia mengajarkan kita untuk sadar diri, menghargai perbedaan, dan memperlakukan setiap pribadi sebagai makhluk yang berharga. Dengan pengertian, kita tidak hanya menjadi lebih tenang, tetapi juga menjadi lebih manusiawi.


Sebab ketenangan sejati tidak lahir dari mengendalikan orang lain, melainkan dari memahami—dan menerima—diri sendiri serta sesama dengan hati yang tulus.

Wednesday, February 4, 2026

CONTOH SOAL KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

CONTOH SOAL KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

1. Manusia mengeluarkan keringat saat berolahraga atau berada di tempat panas. Ciri makhluk hidup yang ditunjukkan oleh aktivitas ini adalah …
a. Nutrisi
b. Ekskresi
c. Adaptasi
d. Reproduksi

 

2. Tujuan utama dari klasifikasi makhluk hidup yang dilakukan oleh para ilmuwan adalah …
a. Menentukan habitat asal setiap makhluk hidup
b. Mempermudah dalam mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup
c. Memberikan nama yang unik untuk setiap individu hewan
d. Memisahkan makhluk hidup yang berbahaya bagi manusia

 

3. Urutan takson dari yang tertinggi sampai terendah pada hewan yang benar adalah …
a. Kingdom – Filum – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies
b. Kingdom – Divisi – Kelas – Ordo – Famili – Genus – Spesies
c. Spesies – Genus – Famili – Ordo – Kelas – Filum – Kingdom
d. Kingdom – Kelas – Filum – Ordo – Famili – Genus – Spesies

 

4. Organisme dengan ciri mikroskopis, uniseluler, dan tidak memiliki membran inti sel (prokariotik) termasuk dalam kingdom …
a. Protista
b. Monera
c. Fungi
d. Plantae

 

5. Aturan penulisan nama ilmiah (Binomial Nomenklatur) yang benar untuk tanaman padi adalah …
a. Oryza sativa
b. oryza sativa
c. Oryza Sativa
d. Oryza-sativa

 

6. Jamur tidak dimasukkan ke dalam kingdom Plantae karena jamur …
a. Tidak dapat bergerak aktif
b. Tidak memiliki klorofil
c. Berkembang biak dengan spora
d. Memiliki dinding sel

 

7. Hewan yang memiliki tulang belakang dikelompokkan ke dalam kelompok …
a. Invertebrata
b. Vertebrata
c. Mollusca
d. Arthropoda

8. Alat identifikasi organisme dengan dua pilihan yang berlawanan di setiap tahapnya disebut …
a. Kunci determinasi (dikotom)
b. Mikroskop
c. Herbarium
d. Binomial

 

9. Tanaman paku (Pteridophyta) berbeda dengan lumut (Bryophyta) karena tanaman paku sudah memiliki …
a. Spora
b. Pembuluh angkut (xilem dan floem)
c. Klorofil
d. Rizoid

 

10. Kelompok hewan yang bernapas dengan insang saat muda dan dengan paru-paru serta kulit saat dewasa adalah …
a. Reptilia
b. Pisces
c. Amfibia
d. Aves

 

11. Makhluk hidup berikut yang termasuk ke dalam kingdom Protista mirip hewan (Protozoa) adalah …
a. Amoeba
b. Escherichia coli
c. Jamur kuping
d. Lumut hati

 

12. Perbedaan utama antara tumbuh dan berkembang adalah …
a. Tumbuh bersifat kualitatif, berkembang bersifat kuantitatif
b. Tumbuh berkaitan dengan ukuran, berkembang berkaitan dengan proses menuju kedewasaan
c. Tumbuh dapat kembali ke ukuran semula, berkembang tidak bisa
d. Tumbuh hanya terjadi pada hewan, berkembang hanya pada tumbuhan

 

13. Tumbuhan yang memiliki akar tunggang dan tulang daun menyirip termasuk dalam kelompok …
a. Monokotil
b. Dikotil
c. Gymnospermae
d. Pteridophyta

 

14. Ciri khas kingdom Animalia yang membedakannya dengan kingdom Plantae adalah …
a. Memiliki dinding sel dari selulosa
b. Dapat melakukan fotosintesis
c. Bersifat heterotrof dan tidak memiliki dinding sel
d. Memiliki kloroplas

 

15. Tumbuhan berbiji terbuka disebut Gymnospermae karena bijinya …
a. Tidak terbungkus oleh daun buah
b. Sangat kecil sehingga tidak terlihat
c. Terbungkus oleh cangkang yang keras
d. Hanya berjumlah satu dalam satu buah

 

16. Persamaan ciri utama yang membuat sapi, kambing, dan kelinci masuk dalam kelas Mamalia adalah …
a. Memiliki kelenjar susu dan tubuh berambut
b. Memiliki taring yang tajam
c. Berkembang biak dengan bertelur
d. Memiliki alat gerak berupa sayap

 

17. Bakteri yang membantu proses pembusukan sisa makanan di usus besar manusia adalah …
a. Salmonella typhi
b. Escherichia coli
c. Lactobacillus bulgaricus
d. Mycobacterium tuberculosis

 

18. Tumbuhan kaktus memiliki daun yang berbentuk duri. Hal ini merupakan contoh dari ciri …
a. Iritabilitas
b. Adaptasi
c. Regenerasi
d. Ekskresi

 

19. Penyakit kurap dan panu disebabkan oleh organisme dari kingdom …
a. Monera
b. Protista
c. Fungi
d. Animalia

 

20. Ilmuwan yang memperkenalkan sistem klasifikasi lima kingdom adalah …
a. Carolus Linnaeus
b. Robert H. Whittaker
c. Charles Darwin
d. Aristoteles

 

21. Alga hijau (Chlorophyta) dimasukkan ke dalam kingdom Protista karena …
a. Tidak memiliki klorofil
b. Memiliki tubuh berupa talus (belum memiliki akar, batang, dan daun sejati)
c. Hidup di air asin
d. Tidak dapat membuat makanan sendiri

 

22. Hewan dengan rangka luar (eksoskeleton) keras dan kaki beruas-ruas adalah …
a. Annelida
b. Mollusca
c. Arthropoda
d. Echinodermata

 

23. Contoh tumbuhan Monokotil adalah …
a. Mangga dan jeruk
b. Jagung dan padi
c. Kacang tanah dan kedelai
d. Pinus dan melinjo

24. Makhluk hidup yang memiliki kemampuan autotrof adalah …
a. Jamur
b. Bakteri nitrit
c. Tumbuhan hijau
d. Protozoa

 

25. Dalam nama ilmiah Felis catus, kata pertama “Felis” menunjukkan …
a. Spesies
b. Genus
c. Famili
d. Ordo

 

26. Fungsi pundi-pundi udara pada burung saat terbang adalah …
a. Membantu pencernaan
b. Meringankan tubuh dan membantu pernapasan
c. Melindungi jantung
d. Mengatur suhu dingin

 

27. Pinus dan melinjo termasuk Gymnospermae karena alat reproduksinya berupa …
a. Bunga
b. Spora
c. Strobilus
d. Rizoma

 

28. Semakin banyak persamaan ciri antara dua makhluk hidup, maka …
a. Hubungan kekerabatannya semakin dekat
b. Habitatnya semakin jauh berbeda
c. Tidak akan bisa kawin silang
d. Berebut makanan yang sama

 

29. Perbedaan utama antara Monera dan Protista terletak pada …
a. Membran inti sel (prokariotik dan eukariotik)
b. Cara gerak
c. Jenis makanan
d. Ukuran tubuh


30. Paus termasuk mamalia (bukan ikan) karena …
a. Hidup di air
b. Bernapas dengan paru-paru dan menyusui
c. Memiliki sirip
d. Memiliki kulit yang licin

Sunday, January 25, 2026

Menenun Cahaya di Usia Belia: Mengukir Makna Sebelum Senja Tiba

Menenun Cahaya di Usia Belia: Mengukir Makna Sebelum Senja Tiba
Oleh: Ketut Supeksa, S. Pd.Gr (@supeksatv)
Masa muda seringkali diibaratkan sebagai musim semi dalam bentang kehidupan manusia. Ia adalah fase di mana energi berada di puncak tertinggi, rasa ingin tahu meledak-ledak, dan dunia seakan berada dalam genggaman. Namun, di balik keindahannya yang berkilau, masa muda menyimpan satu sifat yang mutlak: ia fana.

Kilau Indah yang Tak Terulang
Masa muda bukan sekadar angka pada kartu identitas. Ia adalah masa di mana idealisme tumbuh subur. Pada periode ini, fisik kita masih cukup kuat untuk mendaki gunung tertinggi, pikiran kita cukup tajam untuk menyerap ribuan ilmu baru, dan hati kita cukup berani untuk mencoba hal-hal yang dianggap mustahil.

Keindahan masa muda terletak pada kebebasan untuk bereksplorasi. Kita memiliki kesempatan untuk melakukan kesalahan, belajar darinya, dan bangkit kembali tanpa beban tanggung jawab seberat masa tua. Namun, justru karena keindahan yang tampak melimpah ini, banyak yang terjebak dalam ilusi bahwa "waktu masih panjang."

Jebakan Prokrastinasi dan Penyesalan
Ada sebuah pepatah lama yang mengatakan, "Waktu adalah pedang; jika kau tidak menggunakannya untuk memotong, ia akan memotongmu." Dalam konteks masa muda, musuh terbesar bukanlah kegagalan, melainkan penundaan (prokrastinasi).

Banyak orang baru menyadari berharganya masa muda ketika tubuh mulai renta dan daya ingat mulai memudar. Penyesalan selalu datang di akhir, biasanya berupa kalimat: "Seandainya dulu aku lebih berani," atau "Seandainya dulu aku belajar lebih giat." Padahal, waktu adalah satu-satunya sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (non-renewable resource). Sekali ia lewat, ia tidak akan pernah kembali, bahkan jika ditukar dengan seluruh emas di dunia.

Menggunakan Masa Muda dengan Bijak
Bagaimana cara memastikan masa muda kita tidak terbuang percuma? Ada tiga pilar utama yang bisa kita pegang:

Investasi Leher ke Atas: Gunakan waktu untuk mengisi otak dengan ilmu dan keterampilan. Di era digital ini, akses informasi tak terbatas. Jangan habiskan waktu hanya untuk hiburan kosong.

Membangun Karakter dan Integritas: Masa muda adalah waktu terbaik untuk membentuk kebiasaan baik. Disiplin, kejujuran, dan kerja keras yang dipupuk sekarang akan menjadi fondasi kesuksesan di masa depan.

Menciptakan Jejak Bermanfaat: Jangan hanya menjadi penikmat zaman, jadilah pembentuk zaman. Berkontribusilah pada lingkungan sosial, sekecil apa pun itu.

Penutup
Masa muda adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Jangan biarkan ia berlalu seperti angin yang hanya menyisakan debu penyesalan. Mari kita tenun cahaya di usia belia ini dengan karya, cinta, dan dedikasi. Sebelum senja menutup usia, pastikan kita telah menulis cerita indah yang layak untuk dikenang.

Gunakan masa mudamu sebaik mungkin, karena jam dinding tidak pernah berdetak mundur.

Sumber Referensi & Inspirasi:

Covey, S. R. (2004). The 7 Habits of Highly Effective People. (Pentingnya manajemen waktu dan prioritas).

Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. (Tentang pertumbuhan mental di usia produktif).

Refleksi Filosofis Waktu dalam Pendidikan Karakter (Kemendikbudristek RI). .